Kelompok 85, yang terdiri dari 87 pemilik suara PSSI, sudah menyuarakan keinginan agar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI digelar. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi merespons hal tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, perwakilan dari K-85 itu sudah mendatangi kantor PSSI, Selasa (3/5/2016) kemarin. Mereka juga sudah menyerahkan tanda tangan sebagai bukti mendukung KLB karena sudah jengah dengan kondisi sepakbola saat ini.

Menpora rupanya baru mendengar soal hal tersebut. Ketika diminta tanggapannya terkait gerakan itu, ia pun awalnya kaget dan balik bertanya soal kelompok tersebut.

“Kelompok? Siapa saja?” kata Imam di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (4/5).

“Begini, komentar saya tidak terkait dengan cabut-mencabut tapi kita hargai usulan dari anggota PSSI yang menurut statuta FIFA mendapat porsi untuk didengarkan oleh FIFA. Oleh karenanya kita hargai dan ambil kesempatan ini untuk digunakan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Ketika ditanya bagaimana soal dukungan Kemenpora soal gerakan mendesak KLB tersebut Menpora pun menjawab, “Itu sudah hak penuhnya anggota, ya. Apalagi sekarang rombongan 85 sudah bergerak, kita hormati dan saya kira responsnya seperti apa, yang pasti ini menjadi catatan penting bagi FIFA untuk segera melakukan langkah percepatan bagi percepatan suspend.”

“Soal pencabutan pembekuan PSSI, kami juga memikirkan itu karena kita juga harus taat hukum dan itu juga nantinya akan kami siapkan,” sebut Menpora.