Penyerang Atletico Madrid, Fernando Torres, mengatakan timnya siap menghadapi siapapun di laga final Liga Champions. Los Rojiblancos tidak takut menghadapi Real Madrid atau Manchester City.

Setelah menyingkirkan Bayern Munich pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Selasa (3/5) malam waktu setempat, Atletico tinggal menunggu calon lawannya di final yang akan berlangsung di Stadion San Siro, Milan, 28 Mei mendatang.

Berbicara kepada BT Sport usai pertandingan melawan Bayern, Torres mengaku Atletico siap melawan siapapun di final Liga Champions.

“Saya ingin menang. Kami punya peluang mencetak sejarah, tidak ada dari Atletico yang pernah memenanginya. Tidak masalah siapapun lawannya, kami ingin menang, kami siap,” ujar Torres seperti dilansir Football Espana.

“Kami sudah mengalahkan juara dari Belanda, Spanyol, dan Jerman, jadi tidak masalah lawan siapa. Kami siap menghadapi siapapun.”

Torres merupakan satu-satunya pemain di skuat Atletico saat ini yang pernah memenangi Liga Champions, yakni bersama Chelsea pada 2012. Ketika itu Chelsea berhasil mengalahkan Bayern Munich di final.

Torres sendiri gagal mencetak gol ketika menghadapi Bayern di leg kedua semifinal, meski mendapatkan peluang emas lewat tendangan penalti di babak kedua. Penalti diberikan setelah Javi Martinez melanggar Torres.

Torres mengakui Atletico seharusnya tidak mendapatkan tendangan penalti, karena pelanggaran yang dilakukan Martinez terjadi di luar kotak penalti.

“Saya pikir pelanggarannya di luar. Kejadian berlangsung cepat dan terkarang wasit melihat ketika pemain jauh di dalam. Saya sudah melihat tayangan ulangnya, dan itu jelas di luar. Pada akhirnya insiden itu tidak mengubah hasil akhir, jadi tidak perlu kita bicarakan lagi,” ujar Torres.