Penggemar Chelsea masih kecewa dengan cara Thibaut Courtois memaksakan kepindahannya ke Real Madrid pada musim panas ini. Pemain berusia 26 tahun itu mulai menyatakan keinginannya untuk beralih ke Santiago Bernabeu, setelah diminati oleh Los Blancos.

Dia akhirnya mewujudkan keinginannya tersebut, saat raksasa La Liga itu dan Chelsea mencapai kesepakatan pada awal pekan ini. Chelsea kemudian menandatangani Kepa Arrizabalaga dalam sebuah kesepakatan yang memecahkan rekor transfer dunia untuk kiper dalam upaya menggantikan Courtois.

Keinginan Courtois untuk bergabung dengan klub terbesar di dunia itu memang tidak bisa disalahkan. Akan tetapi, pergi dengan tidak memberikan respek untuk klub yang telah membayarnya upah selama tujuh tahun terakhir bukanlah cara yang baik.

Setelah mangkir dari sesi latihan Chelsea untuk memaksakan kepindahannya ke Real Madrid, Courtois secara resmi diperkenalkan oleh juara Eropa itu di Santiago Bernabeu pada Kamis (9/8) sore. Kiper yang memenangkan Golden Glove Piala Dunia 2018 itu kemudian mencium lencana Madrid di depan para pendukung yang hadir.

“Hari ini saya mewujudkan mimpi. Ini adalah klub terbaik di dunia,” kata Courtois, setelah menyelesaikan kepindahannya ke Madrid.

Tidak mengherankan jika keputusan Courtois untuk mencium lencana itu membuat pendukung Chelsea marah, juga termasuk para penggemar Atletico Madrid, klub di mana dia pernah habiskan waktu bersama selama masa pinjamannya di ibukota Spanyol.