Zah Rahan Krangar sempat diterpa rumor bakal meninggalkan Madura United pada jendela transfer putaran kedua ini. Kabar itu muncul setelah dia terlihat dalam laga Persebaya Surabaya kontra PSMS Medan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (18/7/2018).

Gelandang asal Liberia itu memang masuk dalam daftar pemain yang akan dilepas oleh manajemen Madura United. Keputusan ini dipertimbangkan untuk memberi slot pemain asing kepada striker asal Nigeria, Peter Odemwingie.

Akan tetapi, Zah Rahan dengan tegas menyebutkan masih ingin membela Madura United. Dia memiliki alasa tersendiri soal kehadirannya di Stadion GBT pada pekan ke-16 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang ditayangkan Indosiar.

“Saya punya teman di Persebaya. (Feri) Pahabol telpon saya dan minta untuk datang. Ada juga OK John dan Rapahel (Maitimo) yang juga teman saya. Tidak ada pembicaraan dengan Persebaya atau PSMS,” kata Zah menjawab pertanyaan Bola.com belum lama ini.

Bukan hal yang mengejutkan bila Zah Rahan menyebut nama-nama itu sebagai temannya. Dia pernah satu tim dengan Pahabol saat masih bermain di Persipura Jayapura. Sementara OK John dan Maitimo adalah rekannya di Madura United.

Zah Rahan pun selama ini merupakan gelandang serang andalan Laskar Sape Kerap bersama Slamet Nurcahyo. Dalam 17 pertandingan yang dimainkan Madura United, Zah Rahan tampil dalam 16 di antaranya dalam mencetak tiga gol.

Sampai sekarang, masih belum ada keputusan akhir dari Madura United mengenai nasib pemain 33 tahun ini. Terakhir, Zah Rahan terlihat pasrah dengan berbagai kemungkinan soal kariernya di Indonesia.

“Itu terserah Madura United. Karena saya pemain bagus, kalau Madura mau saya keluar tidak apa-apa. Tapi kalau saya sendiri, saya mau bertahan. Saya terus berusaha bermain yang terbaik untuk tim. Sekarang saya cuma konsentrasi di pertandingan, coach bilang saya bermain, saya juga bermain,” terang Zah Rahan.