Mario Balotelli masih memendam hasrat besar untuk memperkuat timnas Italia lagi. Kapanpun panggilan itu datang, Balotelli siap seratus persen.

Karier Balotelli di timnas sedang “mati suri” setelah dia terakhir kali dipanggil pada Piala Dunia 2014. Itu berkaitan dengan performa buruknya di level klub selama memperkuat Liverpool dan AC Milan.

Pelatih Italia kala itu Antonio Conte sama sekali tak melirik Balotelli dan banyak yang memperkirakan karier pemain 27 tahun itu bersama Gli Azzurri sudah mati.

Namun, Balotelli seperti membuktikan dirinya belum habis ketika Nice mendatangkannya musim panas 2016. Di klub itu, Balotelli hidup lagi setelah menyumbang 15 gol di liga musim lalu yang membuat Nice finis tiga besar dan itu adalah torehan gol terbanyak Balotelli selama kariernya di liga.

Oleh karenanya, publik meminta Balotelli untuk dipanggil lagi ke timnas. Sementara Gian Piero Ventura selaku pelatih sampai saat ini belum juga meliriknya. Padahal Italia butuh para pemain terbaiknya saat menghadapi Swedia di Playoff Piala Dunia tahun depan.

Terkait hal ini, Balotelli mencoba santai menyikapinya karena posisinya di sini hanyalah menunggu panggilan itu. Kalaupun akhirnya dipanggil, Balotelli siap memberikan performa terbaik.

“Jika pelatih timnas ingin memanggil saya, saya siap,” tegas Balotelli seperti dikutip Soccerway.

“Jika dia tidak memanggil saya, maka saya akan selalu mendukung timnas,” sambung pemain yang sudah bikin delapan gol musim ini.

Balotelli sudah membuat 13 gol dari 33 caps bersama Italia sejak debut tahun 2010.