Setelah menyudahi rentetan tanpa kemenangan, AC Milan ditunggu laga berat dengan menjamu Juventus yang melewati dua laga terakhirnya dengan membuat 10 gol.

Milan akan menjamu Juve di San Siro dalam partai giornata ke-11 Serie A, Sabtu (28/10/2017) malam WIB. Rossoneri kini ada di posisi kedelapan dengan 16 poin sedangkan Juve berada di posisi keempat dengan 25 poin.

Menjelang laga itu, Rossoneri baru mengakhiri rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan Serie A (tiga kali kalah berturut-turut yang diikuti satu hasil seri) berkat keberhasilan menundukkan Chievo Verona dengan skor 4-1 pada tengah pekan ini.

Usaha Milan untuk bangkit tidaklah mudah karena Bianconeri juga sedang menggila dengan keberhasilan melewati dua laga terakhirnya di Serie A dengan cara menggilas lawan-lawannya; menang 6-2 dari Udinese dan 4-1 atas SPAL.

Dua kemenangan itu diraih Juventus setelah sebelumnya cuma dapat satu poin dari dua pertandingan akibat diimbangi Atalanta 2-2 dan tunduk 1-2 dari Lazio.

Tambahan 10 gol dari dua pertandingan terakhir itu menegaskan ketajaman Juventus, yang juga menjadi tim terproduktif Serie A untuk sementara dengan 31 gol. Sebagai salah satu komparasi, sejauh ini Milan baru mencetak 16 gol alias nyaris separuhnya.

Satu hal yang dapat dimanfaatkan Milan dalam usaha meredam, atau bahkan menundukkan, Juventus adalah dalam urusan bola-bola mati.

Menurut data Whoscored, dari 10 gol yang sudah bersarang di gawang Juve sejauh ini, tiga di antaranya adalah dari bola-bola mati (tidak termasuk penalti). Rinciannya adalah empat dari permainan terbuka, tiga bola mati, dua penalti, dan satu gol bunuh diri.

Di Serie A sejauh ini cuma Napoli, Cagliari, Udinese, Genoa, dan Crotone yang punya catatan kebobolan lebih banyak dari ancaman lewat bola-bola mati. Kelima tim itu sudah empat kali kebobolan saat menghadapi bola-bola mati.