Kylian Mbappe merasa tersanjung ketika dia disamakan dengan Thierry Henry. Tapi Mbappe ingin terkenal lewat performa apiknya di atas lapangan.

Mbappe naik namanya ketika dia berhasil membawa AS Monaco juara Liga Prancis musim lalu dan juga melaju ke semifinal Liga Champions. Dalam musim gemilang Monaco itu, Mbappe bikin 25 gol di seluruh kompetisi.

Lewat gaya main yang ekplosif dari sisi sayap, Mbappe lantas mengingatkan publik sepakbola Eropa pada sosok Henry, penyerang Prancis yang menimba ilmu dulu sebelum akhirnya terkenal namanya.

Henry setelah pindah ke Arsenal mulai naik namanya sebagai salah satu penyerang mematikan di eranya. Tak cuma itu, Henry juga mampu membawa Prancis berjaya di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Kini Mbappe pun mulai disebut-sebut sebagai titisan Henry. Apalagi Mbappe kini sudah menapaki jalannya sebagai bintang usai Paris St-Germain membelinya dari Monaco dengan banderol 180 juta euro.

Meski demikian, Mbappe engan dibanding-bandingkan dengan Henry karena dia ingin menjadi diri sendiri dan terkenal karena prestasi yang didapat.

“Merupakan sebuah kehormatan untuk saya (disamakan dengan Henry). Tapi itu tidak berpengaruh apapun untuk saya,” ujar Mbappe kepada Tuttosport.

“Saya ingin terkenal karena diri saya sendiri, bukan mengikuti pemain lain. Saya tahu orang-orang berharap banyak dari saya, tapi saya bukan pemain yang selalu bersinar di setiap laga,” sambungnya.

“Saya harus bekerja keras. Umur muda bukan jadi alasan,” tutup Mbappe.