Ambisi Martapura meraih tiket pertama Grup D ke babak 8 besar Liga 2 2017 terwujud. Tak tanggung-tanggung, Laskar Sultan Adam menghajar Persiwa Wamena 6-0 di Stadion Demang Lehman Kabupaten Banjar, Senin (9/10/2017).

“Kuncinya, anak-anak bermain gembira pada pertandingan tadi karena mereka tampil tanpa beban. Sehingga mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” kata Frans Sinatra Huwae, pelatih Martapura FC.

Slogan ‘MFC Happy’ tampaknya meresap di benak para pemain. Ini tergambar pada kegembiraan pemain di dalam dan luar lapangan. Namun Frans Sinatra tak ingin terlalu berlebihan meluapkan hasil impresif ini.

“Perjuangan ke Liga 1 masih panjang. Saya ingatkan anak-anak agar tetap rendah hati. Saya sendiri belum berpikir soal babak berikutnya. Kami nikmati dulu sukses ini. Semua harus kami lakukan secara bertahap,” ujar Frans Sinatra.

Padahal, lanjut mantan gelandang timnas ini, anak didiknya sempat dihinggapi trauma menghadapi Persiwa. Ini dampak kegagalan mereka ke ISL 2013 lalu.

“Empat tahun lalu, Persiwa yang menggagalkan kami promosi ke ISL. Bagaimana pun juga kenangan buruk itu masih membekas pada pertandingan hari ini,” ungkapnya.

Sementara, pelatih Persiwa, Djoko Susilo mengakui tuan rumah lebih percaya diri di lapangan sehingga Erwin Gutawa dkk. bermain tenang.  “Martapura FC punya semua modal untuk menang hari ini. Secara sportif, saya harus akui mereka memang pantas menang. Cuma, saya tak menyangka Persiwa kalah setelak itu,” ucap Djoko Susilo.