Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, hanya memberikan porsi latihan ringan bagi Sutan Zico dan kawan-kawan jelang melawan Thailand pada pertandingan Grup G kualifikasi Piala Asia U-16 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu (20/9).

Timnas Indonesia U-16 hanya punya waktu istirahat satu hari jeda usai mengalahkan Timor Leste dengan melawan Thailand. Kondisi itu membuat tim pelatih Timnas Indonesia U-16 harus pintar-pintar menjaga kondisi fisik para pemain.

Dalam rilis resmi PSSI, Fakhri mengatakan para pemain Timnas Indonesia U-16 hanya menjalani latihan ringan hari ini. Mantan pelatih PKT Bontang itu berharap kondisi fisik para pemainnya bisa kembali prima saat melawan Thailand.

“Persiapan kami sebelum melawan Thailand adalah kami latihan ringan guna untuk pemulihan stamina dan tenaga para pemain sore ini di taman lapangan belakang hotel,” ujar Fakhri.

“Selain itu juga hari ini anak-anak saya biarkan untuk berenang di hotel. Itu juga termasuk bagian dari latihan ringan, selain karena anak-anak juga butuh refreshing ringan,” sambungnya.

Terkait strategi permainan untuk menghadapi Thailand, Fakhri mengaku punya catatan yang harus diperbaiki oleh Timnas Indonesia U-16 saat mengalahkan Timor Leste pada pertandingan sebelumnya, Senin (18/9).

“Melawan Thailand nanti kami akan sudah punya catatan dan evaluasi soal kinerja permainan saat lawan Timor Leste kemarin. Beberapa kekurangan di sektor pertahanan dan tengah lapangan akan kami perbaiki saat latihan nanti,” ucap Fakhri.

Berkaca dari pertemuan terakhir kedua tim di Piala AFF U-16, 11 Juli 2017, Fakhri menyakini pelatih timnas Thailand U-16 Salvador Garcia akan melakukan perubahan gaya permainan.

“Kami sudah pernah bermain melawan Thailand saat di Piala AFF bulan Juli kemarin. Saat itu kami hanya kalah 0-1. Kami sangat paham pastinya pelatih mereka bisa saja mengubah permainannya saat nanti melawan kami. Itu wajar, karena pelatih pasti punya beberapa opsi taktik,” ujar Fakhri.