Alih-alih merasa bangga dan suatu kehormatan, Keita Balde malah tersinggung dibilang sebagai pengganti Kylian Mbappe.

Tak ingin jadi cap yang bertahan lama, Keita Balde buru-buru menekankan bahwa dirinya tidak datang ke Monaco sebagai pengganti Kylian Mbappe. Ia juga berharap akan dinilai oleh publik berdasarkan kualitasnya sendiri, daripada harus melulu dibandingkan dengan mantan bintang klub tersebut.

Keita Balde (22 tahun) sendiri sudah meninggalkan kubu Lazio dan menuju Ligue 1 di penutupan bursa transfer. Ia didapatkan dengan nilai yang mencapai 30 juta euro saja, dengan durasi kontrak lima tahun saja cukup.

Pemain asal Senegal, alumni akademi Barcelona, tersebut sudah menjalani empat tahun karir yang tidak kalah hebatnya dengan Mbappe di AS Roma sebelum datang ke Monaco. Ia lebih memilih Monaco dengan menolak kans bermain di Juventus dan Inter Milan.

Balde lantas hadir di Stade Louis II sebelum Mbappe menuntaskan transfernya ke PSG, namun ia ngotot bahwa dirinya ke sana bukan untuk menggantikan pemain yang mencetak 26 gol dalam 44 laga di Monaco musim lalu tersebut. Ia minta dilihat secara berbeda.

Saya tidak mengenal sosok Kylian Mbappe secara pribadi, namun saya tahu kalau dia pemain yang sangat bagus,” puji Keita melaui Goal International.

“Saya bisa ada di sini bukan untuk menggantikannya yaa. Gaya bermain dirinya dan saya saja sangat berbeda.”

Keita sendiri berpeluang untuk melakukan debutnya ketika Monaco menghadapi laga tandang melawan Nice akhir pekan ini juga. Ia jelas perlu membuktikan diri lagi dimata fans Monaco jika tidak ingin dibanding-bandingkan selalu.