Legenda Bayern Philipp Lahm telah memutuskan pensiun di akhir kontraknya di klub pada akhir musim lalu. Meski begitu dia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Jerman Tahun 2017.

Lahm pensiun pada bulan Mei di akhir kontraknya bersama Bayern setelah memenangkan delapan gelar Bundesliga, enam mahkota DFB-Pokal, satu Liga Champions dan Piala Dunia tahun 2014 bersama Jerman dalam sebuah karir yang luar biasa dan sarat-trofi.

Wartawan olahraga Jerman memilih Lahm sebagai pemenang penghargaan Germain Footballer of the Year tahun 2017, dengan ia mengalahkan gelandang Real Madrid Toni Kroos yang hanya berada di posisi kedua, dan pencetak 31 gol Borussia Dortmund serta top skor Bundesliga Pierre-Emerick Aubameyang yang hanya menempati posisi ketiga.

Lahm berhasil menyabet gelar dari rekan setimnya di Bayern Jerome Boateng yang memenangkan Pemain Terbaik Jerman tahun sebelumnya, setelah sebelumnya ia menyelesaikan di urutan kedua dan ketiga dalam pemungutan suara.

“Ini adalah kehormatan nyata dan saya benar-benar senang dengan hal itu. Saya pikir para jurnalis dalam pemungutan suara telah melihat permainan saya untuk seluruh karir saya,” kata Lahm.

“Sejarah menunjukkan bahwa sangat sulit bagi para pemain bertahan untuk menjadi Pemain Terbaik Tahun. Ini karena selama satu tahun biasanya selalu ada pemain depan yang mencuri headline di depan surat kabar.”

Julian Nagelsmann dianugerahi Manajer Jerman Tahun 2017 setelah pelatih berusia 30 tahun itu memimpin Hoffenheim ke kualifikasi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut.