Semen Padang seperti mendapatkan tamparan keras usai digasak tuan rumah Madura United (MU) 0-6 pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (11/6/2017). Manajer Semen Padang, Win Bernadino mengaku ini kekalahan terbesar yang pernah dituai Semen Padang sejak ditangani Nil Maizar.

“Ini adalah tamparan keras buat kita,” ujar Win. Meski begitu, dia tak mau menyalahkan satu pemain saja. Win mengatakan ini kesalahan tim.

Manajemen, dikatakannya, segera melakukan evaluasi agar hal ini tidak terulang. Meski begitu, Win ogah bicarakan soal evaluasi terhadap Nil Maizar selaku pelatih Semen Padang.

Dia memastikan kekalahan telak itu bukan akhir segalanya buat Semen Padang.”Ini bukan akhir dari segalanya. Masih panjang pertandingan yang dapat kita raih kemenangan,” ujarnya.

Sementara itu, Nil menyebutkan titik lemah Semen Padang saat digasak Madura United. Dia mengatakan pemain belakang terlalu lengah menghadapi gempura bintang MU, Peter Odemwingie dan pemain lainnya.