Winger Schalke 04 Yevhen Konoplyanka mengecam perilaku dari pelatih Markus Weinzierl, dan menganggap sang pelatih sebagai seorang pengecut.

Konoplyanka menghabis musim 2016/17 bersama Schalke, dan diharapkan akan bertahan secara permanen di Veltins Arena. 

 Namun masa depan dari bintang asal Ukraina menjadi tidak jelas, setelah dirinya terlibat konflik dengan Weinzierl. Pada paruh kedua musim, pemain berusia 27 tahun itu hanya tampil sebanyak lima kali bersama The Royal Blues.

“Dia adalah seorang pengecut,” ucap Konoplyanka kepada media

“Dia tidak akan bertahan lama sebagai pelatih kepala klub. Jika dia bertahan, maka Schalke akan turun ke divisi kedua.”

“Kita bicara melalui penerjemah. Dia bilang kepada saya untuk mencari klub baru, saya lalu menjawab: ‘Dengar, kau pikir kau akan berada disini lebih lama daripada saya?”

“Jika saya diberi kesempatan untuk bicara lebih banyak, maka saya akan mengajukan lebih banyak pertanyaan kepada dia.

“Kenapa dia tidak bicara secara langsung kepada saya, dan menjelaskan semuanya. Menurut saya apa yang dia lakukan adalah tindakan dari seorang pengecut.”

“Jika Anda ingin menyingkirkan seorang pria yang dibeli seharga 15 juta euro, maka Anda harus memberikan dia lebih banyak penjelasan. Kita harus memperoleh pemahaman dan persetujuan. Namun dia hanya bicara kepada saya selama satu menit.”

“Saya akan pergi kemanapun, demi bisa bermain. Jika saya tahu akhirnya akan begini, maka saya tidak akan pernah pergi dari Sevilla. Jika pelatih ini bertahan, maka saya 100 persen akan pergi dari klub.”