Gagal eksekusi penalti tak membuat seorang Bambang Pamungkas berkecil hati. Penyerang berusia 36 tahun tersebut santai saja mengomentari upaya gagalnya itu ke gawang Arema FC.

Tendangan Bepe, sapaan akrab ikon Persija itu, mampu ditepis kiper Singo Edan, Kurnia Meiga Hermansyah.

“Selamat buat Meiga yang berhasil tebak arah bola,” kata Bepe kepada para awak media usai pertandingan (2/6).

Persija Jakarta mengalahkan Arema dengan skor 2-0 dalam pertandingan kompetisi pekan kesembilan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga pada Jumat (2/6) malam. Dua gol tersebut dicetak Bruno Da Silva Lopes pada menit ke-22 dan Rohit Chan (27′).

Persija sesungguhnya memiliki peluang untuk menang 3-0, andai Bepe berhasil mengeksekusi titik putih. Kesempatan itu ia dapat ketika Persija malah berhasil melakukan serangan balik malalui gelandang Abrizal Umanailo pada menit ke-52.

Abrizal berlari dari tengah lapangan hingga menembus jantung pertahanan Arema FC. Operannya ke arah Bambang Pamungkas pun memberi peluang emas bagi Persija lantaran tak sengaja terkena tangan pemain Arema.

Persija lantas mendapat kesempatan eksekusi titik putih pada menit ke-54. Sayangnya, Bepe tak mengeksekusinya dengan baik. Tendangan mendatarnya yang mengarah ke kanan gawang Arema berhasil ditepis Meiga.

Setelah itu, Bepe beberapa kali mendapat peluang emas namun gagal di eksekusi akhir. Ia pun diganti pemain depan asal Brasil, Luiz Carlos Caetano De Azevedo Junior, pada menit ke-59.

“Inilah sepak bola. Tahun kemarin saya gagal penalti saat lawan Sriwijaya dan tim kami kalah. Sekarang lebih baik,” ucap Bepe beralasan.

“Yang terpenting tim ini keluar dari tekanan dan membuat kami semua bahagia. Saya pikir itu yang paling penting dari pertandingan ini,” ucapnya menambahkan.