Sukses FC Copanhagen merayakan gelar juara Danish Cup tak berhenti dengan mengangkat trofi. Mereka secara khusus mengapresiasi seorang suporter istimewa.

FC Copenhagen mengunci gelar juara Danish Cup pada 25 Mei. Mereka mengalahkan Brondby dengan skor 3-1 pada final yang digelar di Parken Stadium, Kopenhagen.

Sukses itu melengkapi keberhasilan FC Copenhagen yang juga menjadi juara liga Denmark musim 2016/2017. FC Copenhagen meraih titel Superliga dengan mengantongi 64 poin dari 26 pertandingan yang dilakoni sepanjang musim.

Usai kemenangan di Piala Danish itu, para pemain merayakan trofi dengan suporter yang memenuhi stadion. Namun, tak hanya itu. Ada ada satu momen yang menunjukkan betapa ikatan FC Copenhagen dengan suporter begitu erat. Mereka menunjukkan diri kalau suka cita itu wajib dirasakan oleh seluruh warga Kopenhagen tanpa kecuali.

Para pemain menyerahkan trofi kepada seorang pemuda yang ada di tribun penonton. Si pemuda itu membawa lari trofi menuju tribun yang letaknya lebih atas dan makin jauh dari para pemain yang ada di lapangan.

Trofi itu kemudian diserahkan kepada seorang penonton yang duduk di atas kursi roda. Dari rekaman video tampak si suporter bahkan tak mampu memegang trofi itu dengan tangannya tanpa bantuan suporter lainnya.

Aksi tersebut seolah menjadi lanjutan bukti ikatan erat sebuah tim sepakbola dengan para masyarakat di mana home base mereka berada. Sebelumnya, Manchester United dan Manchester City bersatu untuk menunjukkan kepedulian terhadap korban teror bom Manchester.

“Kami sedih dengan tragedi itu. Kami tak bisa menjauhkan pikiran dan hati dari para korban dan keluarga mereka. penerbangan kami ke Swedia semestinya dipenuhi kegembiraan seperti saat kami akan menghadapi pertandingan besar, tapi tidak kali ini,” tutur Mourinho sebelum MU terbang ke Stockholm untuk menghadapi final Liga Europa.

Bagaimana dengan klub di Indonesia?