Gol pemuda berusia 19, Marcus Rashford, menjadi penentu melenggangnya Manchester United ke babak semifinal Liga Europa, Kamis (20/4).

Gol yang ia lesakkan di menit ke-107 itu menjadi gol keunggulan agregat MU atas lawannya di babak perempat final Liga Europa, Anderlecht.

Dalam laga itu MU menang 2-1 setelah melalui dua babak tambahan. Sempat unggul lewat gol Mkhitaryan pada babak pertama, Anderlecht menyamakan mampu kedudukan lewat Sofiane Hanni masih pada babak pertama.

Laga dilanjutkan ke dua babak tambahan karena baik MU dan Anderlecht tak mencetak gol lagi di babak kedua, dan agregat gol kedua tim imbang. Butuh waktu hingga menit ke-107 bagi MU untuk bisa memastikan kemenangan lewat gol yang dilesakkan Marcus Rashford.

MU pun ke empat besar dengan keunggulan agregat 3-2 atas Anderlecht.

“Kami mengepung mereka di belakang pada babak kedua dan mulai menekan mereka sebagai sebuah tim, itulah yang diperlukan dalam pertandingan seperti tadi,” tukas Rashford usai laga seperti dikutip dari Four Four Two, Jumat (21/4).

“Kami mendapatkan banyak kesempatan dan seharusnya lebih banyak mencetak gol…. Kemudian kami hanya dapat satu pada akhirnya dan setiap orang bahagia sekarang.”

Bagi Rashford itu adalah gol pertamanya di Liga Europa musim ini sejak digelar pada September tahun lalu.

“Dia [Rashford] belum mencetak gol sejak Septembar [2016], beberapa pemain tidak mengerti apa yang saya inginkan namun untuk Marcus, saya percaya,” ujar Mourinho yang memuji sikap dan kemauan bekerja keras dari pemuda Inggris berusia 19 tersebut saat diwawancara BT Sport usai pertandingan.

Sementara itu, menanggapi gol kemenangannya, Rashford mencoba merendah.

Pemain yang telah merasakan bermain bersama timnas senior Inggris itu menyatakan, jika tim bisa menang meski ia tak mencetak gol, dirinya tetap senang.

Lantas, apakah rahasia Rashford menjadi pahlawan bagi MU di Old Trafford pada dini hari WIB tadi?

“Semua yang bisa kamu lakukan hanyalah terus mencoba menciptakan peluang dan itulah yang terus dilakukan,”

Jika gol baru dicetaknya satu, untuk assist Rashford telah menyumbang tiga–termasuk masing-masing satu di laga dua leg perempat final Liga Europa.

“Anda hanya perlu mencari dan berharap mendapatkan kesempatan lain,” tukas Rashford.

Sepanjang musim ini, termasuk satu gol ke gawang Anderlecht pada dini hari WIB tadi, Rashford telah membobol gawang lawan sebanyak 10 kali dan menyumbang assist lima kali di berbagai kompetisi.

Di Liga Inggris, Rashford sudah lima kali membobol gawang lawan, termasuk dua gol dalam dua laga terakhir. Setelah mencetak gol untuk kemenangan 3-0 MU di kandang Sunderland (9/4), Rashford juga menjadi pahlawan kala menekuk Chelsea 2-0 di Old Trafford (16/4).