Rivalitas suporter sepak bola kembali memakan korban. Kali ini seorang pendukung klub Argentina Atletico Belgrano, Emanuel Balbo, harus meregang nyawa karena intimidasi pendukung Tallas Cordoba.

Balbo kehilangan nyawa setelah diserang suporter klub rival hingga terjatuh dari tiribune setinggi 17 kaki atau sekitar lima meter pada Sabtu (15/4) waktu setempat.

Pemuda 22 tabun itu terbaring selama dua hari di rumah sakit lantaran cedera berat di bagian kepala. Namun, pihak klub akhirnya mengumumkan Balbo meninggal dunia pada Senin (17/4).

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga menegaskan akan menyeret para pelaku pengeroyokan ke pengadilan.

“Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar inisiden ini tidak terjadi lagi di setiap stadion di Argentina,” bunyi pernyataan resmi AFA seperti dikutip dari Telegraph.

Menurut keterangan ayah korban, anaknya diserang sekelompok orang yang menganggap Balbo sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian saudara mereka pada sebuah kecelakaan di jalan raya pada tahun 2012.

Sementara para saksi mata mengatakan kejadian bermula ketika seorang pria menuding Balbo sebagai suporter terselubung dari klub rival. Balbo didorong dari pagar pembatas tribune hingga terjatuh.

Insiden ini juga terekam dalam bentuk foto tayangan kamera amatir milik penonton lainnya.

Komisaris Polisi Argentina Jorge Gomez menyatakan telah menangkap empat orang yang diduga terlibat pelaku pengeroyokan. Sementara Jaksa Penuntut Umum Liliana Sanchez menegaskan akan menuntut tersangka dengan pasal pembunuhan berat.

Sebuah kampanye bertuliskan ‘Let’s Save Football’ di kalangan suporter Argentina juga mulai menggema. Sedikitnya 40 orang meninggal dalam kasus pertikaian antarsuporter dalam empat tahun terakhir di Negeri Tango atau sejak 2013.