Tim Nasional Indonesia U-22 mengakhiri sesi pemusatan latihan tahap kedua pada Sabtu (25/3/2017) di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang.

Para pemain kembali ke klub masing-masing dan rencananya mereka berkumpul kembali sebelum tanggal 5 April untuk persiapan uji coba melawan tim lokal. Manajer Timnas Indonesia, Endri Erawan mengatakan, skuat Garuda Muda akan beruji coba melawan tim Liga 1 yang lokasinya berdekatan dengan Jakarta.

“Untuk klubnya belum kami kontak, tapi kami berharap mendapat lawan uji coba tim lokal, bisa Persija atau tim lain yang letaknya dekat dengan Jakarta,” kata Endri.

Endri menambahkan, selama TC di Spanyol, Gian Zola dkk. membidik lima uji coba. Jadwal sementara adalah melawan klub China, Guangzhou Evergrande (22 April), melawan tim yang diperkuat anak Luis Milla, Luis Milla Manzanares di Divisi 2 La Liga, Fuenlabrada (30 April), kemudian Kosta Rika U-20 (30 April), Valencia (2 Mei) atau Real Madrid B, dan Levante atau El Che.

Uji coba tersebut akan digelar di dua kota, yakni Madrid dan Valencia. Timnas Indonesia bertolak ke Spanyol pada 15 April 2017.

“Soal lawan masih tentatif, baik jadwal maupun timnya karena kami masih menunggu konfirmasi dari Kostarika U-20 yang melakukan persiapan ke Piala Dunia U-20,” imbuhnya.

Endri mengakui keberadaan Luis Milla akan membuat proses latihan skuat Garuda Muda di Spanyol lancar. “Tentu karena coach Luis Milla punya kedekatan dengan federasi sepak bola Spanyol,” kata Endri.

Pada sesi latihan terakhir, Pelatih Indonesia, Luis Milla kembali menerapkan pertandingan internal selama 2×30 menit. Dua pemain absen dalam sesi latihan itu, yakni Hansamu Yama Pranata yang berlatih terpisah akibat cedera inflamasi tendon patella. Sementara, Arsyad Yusgiantoro absen karena mengalami demam.