Indra Thohir, pelatih yang membawa Persib Bandung juara Liga Indonesia I pada 1994 silam, menyambut gembira kehadiran Michael Essien dalam skuat kesebelasan yang dijuluki Pangeran Biru itu. Hanya saja, ia meminta Persib tetap waspada pada cedera Essien.

Mantan pemain tim nasional Ghana itu memang sering didera cedera dalam dua tahun terakhir dan pernah menjalani dua operasi besar.

“Maaf-maaf saja, selain harus bangga, ya harus hati-hati juga karena tidak tahu riwayat cedera seperti apa,” kata Indra seperti dikutip dari situs resmi Persib.

Indra menilai Persib tak bermain terlalu jelek ketika merebut tempat ketiga di turnamen pemanasan Piala Presiden. Kehadiran Essien disebut Indra akan memberikan Persib tambahan kreativitas di lini tengah.

Indra juga berharap nama besar pemain 34 tahun itu sebanding dengan kontribusinya di atas lapangan.

“Harus menambah kekuatan bagi Persib. Kalau tidak kan percuma. Tapi bagaimana pun juga Persib tetap berpeluang untuk menjadi juara liga dan harus bisa juara,” katanya menegaskan.

Soal cedera Essien, dokter yang melakukan tes medis pada mantan pemain Chelsea itu mengatakan bahwa ia kini dalam kondisi baik. Essien sendiri menjalani pre competition medical assesment di Indonesia Sports Medicine Centre (ISMC) pada hari Senin (13/3), sehari sebelum pengumuman resmi bergabung dengan Persib.

“Meski dari hasil wawancara dengan Essien ia memiliki riwayat cedera yang banyak seperti lutut dan pergelangan kaki, tetapi kondisinya tak mengkhawatirkan,” kata Andi Kurniawan.

“Hal itu dikarenakan Essien mendapatkan penanganan pasca cedera dan proses rehabilitasi yang bagus saat berlaga di Eropa.”

Andi bahkan menyebut kondisi fisik Essien lebih bagus dibandingkan sejumlah pemain asing Liga Indonesia lainnya yang pernah melakukan tes di ISMC.

“Dengan usia yang sudah 34 tahun, Essien masih memiliki kondisi tubuh yang bagus, lebih baik dibandingkan pemain-pemain asing lainnya yang juga pernah melakukan tes di sini.”