Setelah menggelar tiga kali seleksi dan pemusatan latihan tiga hari, Luis Milla akan menjalani laga perdananya sebagai pelatih tim nasional Indonesia U-22 dan senior, Selasa (21/3). Timnas Myanmar dipilih menjadi lawan pertama setelah Timnas Singapura menampik tawaran bertanding karena diagendakan bermain di Dubai, Uni Emirat Arab.

Berikut hal-hal yang Anda perlu ketahui soal pertandingan tersebut.

Lagi-lagi Stadion Pakansari

Dengan Stadion Gelora Utama Bung Karno yang masih direnovasi untuk kepentingan Asian Games 2018, timnas Indonesia tetap menggunakan Stadion Pakansari, Bogor, sebagai markas. Stadion ini dipilih karena akses yang tidak terlalu jauh dari Jakarta dan juga memiliki kualitas rumput lapangan yang bagus.

Pertandingan akan digelar pada pukul 19.00 WIB

Bagaimana Anda bisa membeli tiket?

Tiket dibagi dua kategori yakni kategori 1 yaitu di area VIP Barat dan kategori 2 berada di Tribun Utara, Timur, dan Selatan. Sementara itu sistem penjualan lewat daring (online) via situs loket.com, tiket.com, kiostix, blibli, yes24.com, dan beberapa situs lainnya.

Ada juga tiket yang dijual di tempat pada pada hari H di Stadion Pakansari, dan H-1 di Jakarta (kawasan SUGBK), mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB

Tiket Kategori 1 dibanderol Rp150 ribu sementara Kategori 2 Rp75 ribu. PSSI akan mencetak 2.500 tiket Kategori 1 dan total 24 ribu tiket kategori dua (50 persen dijual online).

Kuota pembelian maksimal adalah satu orang lima tiket.

Apa yang harus diingat penonton ketika datang ke stadion?

Menurut Direktur Media PSSI sekaligus Panitia Penyelenggara (panpel) laga melawan Myanmar, Hanif Thamrin, Indonesia kini terancam denda dan sanksi lebih besar jika penonton menyalakan suar (flare) di stadion.

Ia menyatakan, otoritas sepak bola Asia (Asian Football Confederation/AFC) menjatuhkan denda yang sangat besar kepada Indonesia pasca-partai semifinal dan final AFF 2016, sehingga PSSI harus mencicil pembayaran denda tersebut selama dua tahun.

Jika suar kembali ada di laga resmi Indonesia, maka PSSI terancam dihukum denda yang lebih besar lagi dan bahkan bisa dihukum bermain tanpa penonton.

Apakah laga ini masuk ke kalender resmi FIFA?

Ya. Berdasarkan jadwal pekan internasional yang dirilis otoritas sepak bola dunia (FIFA), laga Indonesia vs Myanmar sudah tercantum di dalamnya. Hal ini berarti Indonesia berpotensi merebut poin untuk mendongkrak posisi di peringkat FIFA.

Saat ini skuat Merah Putih berada di peringkat 167, tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara lain seperti Filipina (124), Thailand (127), Vietnam (136), Malaysia (161), dan Singapura (163).

Siapa yang dibawa Myanmar?

Berbeda dari Indonesia yang memang sedang menyiapkan timnas U-22 untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia U-23 dan juga SEA Games 2017, Myanmar memboyong skuat ‘campuran’ senior dan junior ke Indonesia.

Dalam daftar 21 pemain Myanmar yang diterima CNNIndonesia.com, hanya ada 10 pemain yang berusia di bawah 23 tahun atau lahir setelah tahun 1994. Tiga pemain Myanmar juga merupakan pemain kelahiran sebelum 1990.

Karena didaftarkan pada jadwal FIFA, maka pertandingan ini dihitung sebagai laga tim senior meski Indonesia menurunkan pemain-pemain muda.

Siapa saja pemain Indonesia yang dipanggil?

Penjaga gawang: Kurniawan Kartika Ajie, Ravi Murdianto, Mochamad Dicky Indrayana, dan Satria Tama Hadianto.

Pemain Belakang: Andy Setyo Nugroho, Ryuji Utomo, Bagas Adi Nugroho, Hasamu Yama Pratama, Nazar Nurzaidin, Putu Gede Juni Antara, Ricky Fadjrin Saputra dan Zalnando.

Gelandang: Osvaldo Ardiles Haay, Hanif Sjahbandi, Muhammad Hargianto, Asnawi Mangku Alam, Nasir, Paulo Sitanggang, Gian Zola, Evan Dimas Darmono, Arsyad Yusgiantoro, Miftahul Hamdi, Febri Hariyadi, dan Saddil Ramdani.

Penyerang: Ahmad Nurhadianto dan Dendy Sulistiawan.

Apa yang bisa diharapkan dari pertandingan Ini?

Dengan waktu pemusatan latihan yang minim selama tiga hari, sukar untuk berharap timnas sudah benar-benar nyetel dengan gaya permainan ofensif yang ingin diterapkan Luis Milla.

Hanya saja, Milla bisa berharap pada kekompakan mantan pemain timnas U-19 yang kini tampaknya disiapkan menjadi kerangka tim. Dari tiga kali seleksi, Paulo Sitanggang, Evan Dimas, Hansamu Yama, Ryuji Utomo, dan Putu Gede selalu dipanggil oleh Milla.

Akankah Ezra Walian bermain?

Pemain didikan akademi Ajax Amsterdam ini sudah tiba di Indonesia pada Minggu sore. Hanya saja, hingga saat ini ia belum menerima Keputusan Presiden soal pengesahan statusnya sebagai warga negara Indonesia. Dengan waktu latihan yang minim serta proses naturalisasi yang belum rampung, tampaknya Ezra hanya akan melihat dari tribun untuk sementara.