Nasib tak beruntung terus dirasakan Manchester United. Usai kekalahan atas Chelsea pada perempat final Piala FA 1-0, pasukan Jose Mourinho juga harus menginap di Bandara Heathrow, London.

Mourinho memang sedang dalam situasi yang buruk setelah dikalahkan mantan klubnya. Tapi suasana hatinya kian memburuk ketika ia dan anak-anak asuhannya tiba di Bandara Heathrow untuk melakukan perjalanan pulang ke Manchester.

Mereka harus terdampar dan menunggu lebih lama di bandara, lantaran pesawat yang akan mereka tumpangi masih ada di negara lain.

“Ketika mereka tiba di Heathrow, pesawat belum datang dan mereka mendapat kabar bahwa pesawat yang dimaksud masih ada di negara lain sehingga terjadi penundaan karena baru akan mendarat pukul 02.30 waktu setempat,” ujar sebuah sumber.

“Mereka punya dua solusi. Pertama untuk tetap bertahan di bandara selama tiga jam tidur di kursi, atau pergi menggunakan bus ke Manchester dengan durasi perjalanan empat ┬ájam, ditambah dengan kursi bus yang tidak nyaman,” lanjutnya.

Lebih lanjut sumber tersebut mengatakan kalau ada banyak episode lagi yang membuat Mourinho dan pemain-pemainnya jauh dari kesenangan.

“Bagaimana mungkin bahwa sebuah klub sebesar MU bisa merasakan situasi tidak mendapatkan pesawat. Apakah klub sebesar MU sekarang diperlakukan seperti sebuah klub kecil?” (dailystar)