Legenda sepakbola yaitu Roy Keane telah menyatakan bahwa permainan yang di tunjukan Arsenal saat melawan Bayern Munchen pada Rabu dini hari benar-benar memalukan terutama di babak kedua

Pernyataan yang di sampaikan pria berusia 45 tahun tersebut, lantaran The Gunners harus menelan kekalahan 5-1 dari klub raksasa asal Jerman itu pada kompetisi Liga Champions.

 Laga yang berlangsung di Emirates Stadium itu, tuan rumah memang unggul lebih dulu melalui Theo Walcott di babak pertama. Akan tetapi saat memasuki babak kedua usai di kartu merahkannya Laurent Koscielny di menit 53′ Munchen langsung meresponnya lewat lima gol melalui Robert Lewandowski, Arjen Robben, Douglas Costa dan dua gol melalui Arturo Vidal.

Dimana dengan kekalahan tersebut maka membuat mereka kalah agregat 10-2 dan membuat mereka tidak dapat melaju ke babak berikutnya. Bahkan kekalahan itu membuat suasana tim langsung tidak kondusif dimana para pemain tidak ingin berlatih di Colney. Pasalnya penampilan tim benar-benar tidak memuaskan.

Bahkan Keane yang pernah merumput bersama Manchester United selama 13 tahun mengungkapkan bahwa kekalahan besar yang di dapat oleh tim seperti Arsenal di pentas Eropa musim ini adalah benar-benar memalukan.

“Saya berpikir pasti di menit-menit akhir atau 35 menit mereka akan menyerah,”

“Bagi saya itu tidak bisa maafkan. Tidak ada rasa malu ketika mereka kalah di Bayern tetapi ketika anda drop di menit akhir dan anda kalah 10-2 jelas itu memalukan.

“Saya yakin Bayern tidak percaya keberuntungan mereka. Saya pikir mereka memalukan di menit akhir.

“Mereka memberikannya dan para pemain tidak berlari kembali. Ya mereka bermain sangat baik di babak pertama tetapi menyerah di babak kedua. Pada level ini, di level apapun, jelas konyol.

“Para pemain mengatakan bahwa mereka berada di balik pelatih.

“Anda menunjukan berapa banyak berada di balik pelatih ketika anda di lapangan selama 90 menit dan performa mereka tidak selama satu menit berada di belakang pelatih.”Kata Roy Keane kepada media.