Pelatih Milan, Vincenzo Montella menampik adanya konflik dengan Presiden Silvio Berlusconi.

Diberitakan bahwa orang paling tinggi di Rossoneri itu tidak setuju dengan tim pilihan L’Aeroplanino.

 “Seujujurnya saya percaya bahwa Berlusconi cukup yakin dengan saya,” ungkap montella.

“Dan saya sudah mengatakan kepadnaya bahwa saya selalu berterima kasih kepadanya karena telah memberikan saya kesempatan untuk melatih tim yang saya dukung.

“Dia paham sepakbola, sungguh menyenangkan bisa berbicang dengannya. Saya mendengarkan saran-sarannya, meskipun terkadang itu tidak sama dengan apa yang sama punya.

“Dia mungkin ingin Suso dijadikan penyerang kedua atau De Sciglio di tengah, namun secara umum pemikiran kami hampir sama. Saya tahu tempat saya, dan saya tidak akan mencoba untuk melangkahi Berlusconi.

“Saya selalu berbicara setiap hari bersama Galliani, seorang direktur hebat yang tidak pernah dikeluhkan oleh siapapun pelatihnya, yang tidak mungkin itu adalah sebuah kebetulan.

“Kapan terakhir kali Berlusconi menelpon saya? Sebelumnya dia sering menghubungi saya, tapi sekarang tidak. Namun rasa hormat saya kepadanya masih sama, meski kami belum berbicara dalam beberapa pekan terakhir.”

Saat SES menyelesaikan pembelian klub, lalu bisa dipastikan akan ada uang yang tersedia saat bursa transfer dibuka. Lalu apakah Montella ingin datangkan Cesc Fabregas?

“Secara teknik dia sangat baik. Tapi jika kalian memberikan 150 juta euro, saya masih akan mempertahankan pemain yang ada saat ini. Semua pemain sangat membantu dan itu membuat saya puas.

“terkadang, karena cedera, kami harus bermain tanpa lima punggawa timnas Italia dan semua pemain yang sedang dalam kondisi prima.

“Bagi saya, kami memiliki tim terbaik di dunia dan lalu…kami harus meyelesaikan musim ini.

“Hal yang panting adalah memahami ekspektasi dan lalu, bersama-sama melihat apa yang akan ditawarkan dalam jendela transfer.

“Kalian mampu bermain dengan baik meski tidak punya dana yang besar, dengan membeli pemain yang cocok dan berguna bagi tim.

“Semua hal berjalan dengan harmonis di sini, sehingga tidak ada alasan. Setiap divisi yang ada berjalan dengan serius: manajemen, sekretaris, media, pekerja di toko suvenir, kru lapangan, sampai orang-orang yang ada di dalam dapur.”