Setelah menunggu sekian waktu, pesepak bola kakak-beradik George Brown dan Jack Brown, akhirnya mendapat panggilan dari PSSI untuk mengikuti seleksi Tim Nasional U-19 dan U-22.

Pemanggilan itu berarti membuat mimpi George dan Jack bermain untuk Timnas Indonesia, tinggal sejengkal lagi. Tentu saja syaratnya, pemain muda Indonesia berdarah Inggris dari sang ayah itu bisa lolos seleksi yang digelar tim pelatih Timnas Indonesia.

Pada Kamis (23/2/2017) siang, PSSI merilis sebanyak 12 nama pesepak bola Indonesia atau pemain Indonesia keturunan yang tinggal di luar negeri, yang diundang menjalani seleksi timnas. George dan sang adik, Jack, masuk daftar itu.

“Ya benar, kami mendapat panggilan dari PSSI melalui telepon sejak dua hari lalu. Untuk surat resmi pemanggilan memang belum kami terima,” kata Indah Brown, ibunda George dan Jack, kepada Bola.com, Kamis (23/2/2017) siang.

Indah lantas mengungkapkan reaksi kedua putranya setelah mendapat kabar pemanggilan dari PSSI. “Mereka bersyukur atas kepercayaan dan kesempatan oleh PSSI untuk ikut diseleksi. Setelah itu, semua diserahkan kepada Allah SWT dan keputusan para pelatih, apakah mereka terpilih atau tidak,” ungkap Indah.

Saat ini keluarga Brown masih tinggal di Inggris. Namun, Indah memastikan George dan Jack akan bertolak menuju Jakarta pada awal April, sesuai jadwal seleksi yang dikeluarkan PSSI.

Indah menambahkan bila kedua putranya selama ini terus mengasah kemampuan bermain bola. George, seperti disampaikan Indah, tercatat bermain di tim utama Bretwood School dan Hutton FC.

Sementara Jack, yang baru akan berusia 16 tahun pada 2 November 2017, bermain untuk ISFA U-15 Representative Team. Tim itu berafiliasi dengan FA Inggris, yang merupakan wadah kumpulan pesepak bola muda berbakat untuk mengikuti seleksi timnas Inggris U-15.

Secara khusus, Jack Brown sempat jadi perhatian pencinta sepak bola Indonesia bahkan dunia saat menerima penghargaan The World Final Skill Test 2012 MU Soccer School sebagai siswa terbaik Sekolah Sepak Bola Manchester United (MUSS)

Jack Brown menyabet penghargaan itu dengan mengalahkan 30 peserta lain dari seluruh dunia dan rata-rata berusia lebih tua darinya.

Sebelum tampil di putaran final, Jack mengoleksi poin 600, yang jadi poin tertinggi dalam kualifikasi pada summer camp MUSS di Jakarta. Hasil itu langsung membawa Jack ke Manchester, tanpa mengikuti penyisihan lanjutan di Singapura. Yang lebih membanggakan, ia menerima penghargaan sebagai siswa terbaik MUSS itu, langsung dari Sir Alex Ferguson.

Selain itu, Jack Brown juga pernah meraih berbagai prestasi lain seperti Best Player of the Year of Sony Tournament (2010 dan 2012), The Best Midfielder IFA Tournament 2011.