PSS Sleman gagal memetik kemenangan atas Mitra Kukar pada laga kedua Grup 1 Piala Presiden 2017, sore tadi. Sempat unggul tiga gol, PSS harus puas mengakhiri laga dengan skor 3-3.

Bermain di hadapan pendukungnya yang memadati Stadion Maguwoharjo, Kamis 9 Februari, PSS sedianya tampil gemilang, terutama di babak pertama.

Tim berjuluk Elang Jawa ini bahkan berhasil unggul tiga gol lewat aksi Imam Bagus K (17′), serta dua gol Riski Novriansyah pada menit ke-59′ dan 67′. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Pada 20 menit sisa laga, Mitra Kukar berhasil mengejar ketertinggalan lewat dua gol Aldino Herdianto (68′, 90+2′) dan Jorge Gotor (69′).

Hasil ini kurang bisa diterima pelatih Pelatih PSS, Fredy Mully. Ia menilai, seharusnya timnya bisa menang andai pemain tengah dan belakangnya bisa bermain lebih fokus.

“Koordinasi antara pemain tengah dan belakang tidak disiplin. Pemain kami langsung melakukan sliding tapi sia-sia. Memang tidak ada koordinasi yang baik,” cetusnya usai pertandingan.

Meski kecewa gagal menang, namun Fredy Mully tetap memberikan apresiasi kepada anak-anak asuhnya. Ia tetap bangga karena PSS yang musim lalu tampil di divisi utama, mampu memberikan perlawanan sengit kepada Mitra Kukar yang bermain di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.

“Pertandingan melawan tim kuat seperti Mitra Kukar sangat prestise buat PSS,” tandasnya.

Dengan hasil ini, PSS untuk sementara duduk di posisi dua klasemen sementara Grup 1 dengan koleksi dua poin hasil dari dua kali imbang. Namun, posisi mereka terancam disalip Persipura atau Persegres Gresik United yang saat ini tengah bertanding.