Pelatih Bali United FC, Hans Peter Schaller kecewa dengan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat meladeni Sriwijaya FC pada laga pertama Grup 4 Piala Presiden 2017 di Stadion Kapten I wayan Dipta, Gianyar, Selasa (7/2/2017).

Pelatih yang baru beberapa hari yang lalu menangani tim berjulukan Serdadu Tridatu ini menyesalkan terjadinya gol kedua dari Sriwijaya FC yang dicetak Beto Goncalves pada menit ke-87.

“Harusnya kami bisa meraih poin maksimal. Gol di menit-menit akhir dari tim lawan harusnya tidak terjadi,” kata Peter.

Pelatih asal Austria ini juga menyoroti kinerja lini belakang timnya. Menurutnya, masih ada banyak celah di lini belakang Bali United yang harus segera diperbaiki.

“Setelah pertandingan tadi, saya mulai banyak mengetahui kelemahan tim kami. Sebelum laga berikutnya, lini pertahanan tetap akan menjadi fokus pembenahan saya,” tambah Peter.

Meski demikian, secara keseluruhan Bali United sudah tampil bagus. Para pemain juga punya potensi yang menjanjikan untuk ke depannya. Peter yakin jika tim Bali United akan bisa lebih baik seiring dengan berjalannya waktu.

“Tim ini punya prospek yang bagus. Saya akan berusaha keras untuk terus meningkatkan performa tim ini,” ujar Peter.

Terkait tidak adanya Irfan Bachdim di skuat Bali United malam ini, Peter menjelaskan jika Irfan belum bisa dimainkan akibat masih dibekap cedera. Namun dia menjelaskan kalau pada pertandingan berikutnya mantan pemain Consadole Sapporo dan beberapa pemain yang absen sudah bisa diturunkan.

“Saya akan coba beri kesempatan pada beberapa pemain yang absen malam ini, termasuk Irfan Bachdim untuk pertandingan berikutnya,” pungkas mantan asisten Alfred Riedl ini.

Penyerang sayap Bali United, Samsul Muhidin Pellu menyebut jika dirinya dan rekan satu timnya sudah berusaha maksimal pada pertandingan tadi.

Kegagalan meraih poin tiga menurutnya juga tak lepas dari faktor keberuntungan yang kali ini tak memihak pada Bali United. “Yang pasti kami sudah bekerja maksimal. Kami hanya sedikit kurang beruntung,” kata Pellu.