Singapura kini punya wakil di Liga Spanyol setelah Harris Harun resmi dipinjam klub peserta Segunda B (kasta ketiga di Liga Spanyol), CE L’Hospitalet. Hariss Harun dipinjam dari klub asal, Johor Darul Ta’zim (JDT), dengan masa peminjaman satu tahun.

Kendati bukan kompetisi kasta tertinggi atau kedua, tetap saja kepindahan Harris Harun ini jadi prestasi tersendiri, baik untuk Johor Darul Ta’zim maupun sepak bola Singapura.

“Saya ingin mengucapkan selamat jalan dan semoga sukses buat Hariss yang dipinjamkan ke klub Spanyol, Ce L’Hospitalet,” kata Tunku Sultan Ismail Ibrahim, pemilik Johor Darul Ta’zim dikutip dari situs resmi klub.

“Hal ini memberi peluang padanya untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kualitas permainannya. Hal ini juga jadi rencana jangka panjang klub, yang akan memberikan dampak positif pada masa depan klub,” imbuh Tunku Ismail, yang merupakan Putra Mahkota Johor itu.

Hariss Harun dianggap layak bermain di liga Spanyol karena ia tercatat pemain paling bersinar di Singapura saat ini. Tidak hanya jadi pilar di level klub, ia juga andalan timnas Singapura di berbagai kelompok usia hingga senior dalam satu dekade terakhir. Di Piala AFF 2016, Hariss Harun adalah kapten tim.

Hariss Harun merupakan pemegang rekor termuda yang bermain untuk timnas Singapura senior, ia menjalani debut pada usia 16 tahun. Sejak itu ia tidak tergeser dari skuat The Lions.

Kualitas pemain yang pernah menolak tawaran klub Portugal, Rio Ave, itu tidak perlu diragukan karena Hariss Harun tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah sepak bola Singapura saat meneken kontrak baru dengan JDT pada awal November 2015.

Sebelum melepas Hariss Harun, Johor Darul Ta’zim sudah mempersiapkan pengganti pemain 26 tahun itu. JDT sudah mengontrak Brian Fereirra untuk mengisi slot pemain Asia yang ditinggalkan Hariss Harun.

Musim ini, JDT tidak hanya melepas Hariss Harun dengan status pinjaman ke klub luar negeri. Nazmi Faiz Mansor direkrut dari Selangor FA pada akhir musim lalu dan langsung dipinjamkan ke klub di liga Jepang selama setahun. Ada kemungkinan, Nazmi Faiz akan beraksi berma klub J2-League, JEF United Ichihara Chiba.

Di sisi lain, Hariss Harun bukan pesepak bola Singapura pertama yang bermain di Benua Eropa. Pada Oktober 1987, V. Sundramoorthy, yang sekarang jadi pelatih timnas Singapura, pernah bergabung dengan klub Swiss, FC Basel.

Fandi Ahmad juga pernah bermain dengan klub Belanda, FC Groningen. Lalu ada pula Ahmad Hakimputra yang bermain di kasta tertinggi liga Hungaria bersama Kaposvari Rakoczi pada 2012-2013.

“Buat saya ini merupakan peluang bagus, pergi ke Spanyol di mana ada budaya sepak bola. Meski tim kasta ketiga, saya yakin liga yang mereka gulirkan punya kualitas karena di sana ada juga Barcelona B, Valencia, dan Villarreal. Akan jadi tantangan menarik buat saya. Saya akan berusaha belajar dan mengambil pengalaman sebanyak yang saya bisa,” kata Hariss Harun, yang jadi pemain Singapura pertama yang bermain di Spanyol, seperti dikutip di Today.