Penampilan John Stones bersama Manchester City mendapatkan kritik. Pemain 22 tahun itu memang acapkali membuat blunder.

City menelan kekalahan 0-4 saat melawat ke markas Everton. Dalam pertandingan yang berlangsung di Goodison Park, Minggu (15/1) malam WIB, gawang City yang dikawal oleh Claudio Bravo, bergantian dijebol oleh Romelu Lukaku, Kevin Mirallas, Tom Davies, dan Ademola Lookman.

Di pertandingan itu, setidaknya ada dua kesalahan Stones yang berbuah dua gol The Toffees. Pada gol Mirallas, sapuan tanngung Stones bisa dikuasai Ross Barkley yang memberikan assist untuk Mirallas.

Sementara pada gol Lookman, sapuan Stones yang membentur Seamus Coleman malah masuk ke tengah jantung pertahanan City. Lookman dengan tenang menyelesaikan peluang untuk mencetak gol perdana di Liga Inggris.

Penampilan Stones itu dikritik oleh Shearer. Dia dinilai tak berkembang bersama City.

“John Stones mempunyai mimpi buruk. Saya merasa prihatin padanya dan saya tak akan memberikan kritik untuknya. Tapi, dia masih 22 tahun saat ini, dia sudah nyaris bermain sebanyak 100 laga Premier League dan semua orang terus bilang pada saya dan seluruh dunia sepakbola, bahwa dia akan menjadi pemain top,” kata Shearer di Daily Mail.

“Tapi, saya terus melihat Stones membuat kesalahan dan membuat kesalahan lagi.”

“Saya tak tahu apa yang terjadi padanya di Man City, tapi saya tak berpiki bahwa dia sudah banyak mengalami peningkatan sebanyak dipikirkan banyak orang di musim ini.”

“Jika saya seorang penyerang tengah, pemain muda dan saya terus melewatkan peluang, saya tak berharap ada di dalam tim. Pada akhirnya, Anda akan ditinggalkan. Saya terus melihat Stones terlalu sering membuat kesalahan, terlalu banyak,” imbuhnya.