Meski performanya jeblok di paruh musim pertama, Javier ‘Chicharito’ Hernandez tidak akan dijual Bayer Leverkusen. Tapi, Chicharito dituntut untuk meningkat.

Penyerang Meksiko itu menjalani musim perdana di Leverkusen dengan impresif usai membukukan 26 gol dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. Chicharito menjadi salah satu alasan Leverkusen bisa finis di empat besar Bundesliga musim lalu.

Ketajaman Chicharito masih terlihat di awal musim 2016-17. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu sukses membuat tujuh gol dalam delapan penampilan pertamanya.

Akan tetapi, setelah itu Chicharito mandul. Sejak menjebol gawang Borussia Dortmund dalam kemenangan Leverkusen 2-0 pada awal Oktober silam, Chicharito belum lagi mencatatkan namanya di papan skor.

Bundesliga baru akan dimulai sekitar tiga pekan lagi. Chicharito diharapkan bisa menemukan kembali ketajamannya, seiring memburuknya performa Leverkusen yang kini menempati posisi kesembilan di papan klasemen.

“Saya mengharapkan yang lebih banyak dari Chicharito,” ungkap direktur olahraga Leverkusen Rudi Voeller kepada Bild, yang dikutip Soccer Way. “Dia mengerti bahwa dia harus meningkatkan permainannya.”

“Saya pikir dia adalah orang pertama yang tidak senang dengan paruh musim pertama dia.”

“Saya tidak bisa memikirkan soal itu [menjual Chicharito]. Kami hanya perlu seorang Chicharito yang bagus dan berfungsi,” imbuh Voeller.

Chicharito masih terikat kontrak dengan Leverkusen sampai 2018.