Pada pertandingan melawan Manchester United akhir pekan lalu di Liga Primer Inggris, Arsenal berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 tapi hanya melalui satu-satunya tembakan tepat ke arah gawang (shot on target) mereka. Hal ini tentunya agak mengecewakan untuk kesebelasan asuhan Wenger.

“Saya pikir kami ingin menunjukkan jika kami bisa mengalahkan gaya apa pun dari kesebelasan,” kata Wenger.

Lawan mereka dinihari nanti, PSG, adalah kesebelasan yang mengandalkan penguasaan bola sekaligus kecepatan.

Harus menghadapi United sebelum Paris tentunya membuat skuat Arsenal berpotensi mengalami kelelahan. Wenger juga menyatakannya.

“PSG memiliki keuntungan karena mereka bisa mengatur [intensitas] pertandingan mereka. Mereka bermain melawan Nantes dan [mungkin hanya] bermain [dengan intensitas atau keseriusan] 80% atau 90%. [Sedangkan] kami bermain di Man United dan kami tidak memiliki 1% pun [pengurangan intensitas atau keseriusan].”

Pada akhir pekan yang lalu, Paris sendiri berhasil mengalahkan Nantes dengan skor 2-0 di Parc des Princes, Paris. Sampai saat ini berarti mereka tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi, termasuk menang di delapan pertandingan terakhir.

The Gunners, julukan Arsenal, sampai saat ini masih tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan terakhir mereka. Namun penampilan mereka agak sedikit tersendat dengan tiga hasil imbang dari empat pertandingan terakhir mereka di Liga Primer.

“Kami sudah mendapatkan momentum [sejak awal November] tapi kami agak tersendat karena kami tidak memenangkan pertandingan kami. Kami ingin membangun momentum lagi,” kata Wenger seperti yang kami kutip dari The Guardian.