Dibanding klub-klub yang pada awal musim dijagokan jadi juara, jalan Manchester United sejauh ini paling sulit. Itu dikalim karena skuat MU belum sepenuhnya kompak.

Setelah melewati 11 pekan perdana Premier League, MU duduk di posisi enam klasemen dengan poin 18. ‘Setan Merah’ jadi klub kandidat juara dengan posisi paling rendah, kalah dari Liverpool (1), Chelsea (2), Manchester City (3), Arsenal (4), dan Tottenham Hotspur (5).

Di antara enam klub di posisi teratas, jumlah kekalahan MU paling banyak (3). Sementara soal produktivitas mereka cuma menang dari Spurs.

Soal awal musim berat yang dilalui MU saat ini, Ibrahimovic menyebut itu terjadi karena skuat mereka belum sepenuhnya padu. Terdiri dari pemain yang sangat beragam dalam hal usia dan pengalaman, skuad The Red Devils disebutnya hanya butuh untuk lebih kompak dan saling memahami di atas lapangan.

“Kami punya pemain dengan usia beragam – pemain-pemain berpengalaman, pemain-pemain muda, pemain berkualitas ada di sana,” ucap Ibrahimovic.

“Saya pikir kami bisa meraih hal-hal besar. Saya sudah katakan usai pertandingan dengan Liverpool dan saya sudah katakan sebelumnya kami hanya harus mencari ‘klik’ antara yang satu dengan yang lain,” lanjut sang striker pada Inside United.

Meski proses menjadi padu membutuhkan waktu yang tak singkat, striker gaek berusia 35 tahun itu meyebut kemajuan telah didapat MU. Dengan semakin padunya mereka, masing-masing kemampuan pemain akan bisa dioptimalkan.

“Setiap hari terlewati, semakin jauh Anda mengenal satu dengan yang lain dan itu menjadi sebuah keluarga. Anda tahu apa yang Anda butuhkan – saya tahu apa yang saya butuhkan untuk bisa mengeluarkan kemampuan maksimal rekan-rekan saya dan hal yang sama terjadi sebaliknya. Mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik saya,” tuntasnya.