Tottenham Hotspur akan menghadapi laga krusial di Liga Champions melawan Bayer Leverkusen. Demi hasil maksimal, Spurs harus bisa memaksimalkan besarnya dukungan suporter di Stadion Wembley.

Spurs akan menjamu Leverkusen di matchday 4 di Stadion Wembley, Kamis (3/11/2016) dinihari WIB. Sejauh ini, Spurs punya catatan kurang oke saat bertanding di sana.

Menurut Sky Sports, sejak Wembley dipugar, Spurs hanya menang sekali dari enam pertandingan. Terakhir, bermain di hadapan 85.011 penonton, The Lilywhites takluk 1-2 di tangan AS Monaco di matchday 1 Liga Champions bulan September lalu.

Akan kembali tampil di Wembley, Spurs diminta untuk memanfaatkannya menjadi sebuah keuntungan. Dengan dukungan masif suporter, manajer Spurs Mauricio Pochettino ingin timnya bisa makin termotivasi.

“Benar bahwa ketika mereka datang ke Inggris dan bermain di Wembley itu adalah motivasi besar untuk lawan. Itu bagi saya. Datang ke Inggris dan bermain di Wembley melawan Inggris, itu adalah pengalaman fantastis,” ujar Pochettino seperti dikutip Sky Sports.

“Tapi kami juga harus begitu, bukan cuma motivasi, tapi juga harus menginspirasi kami, karena 90.000 orang ada di belakang kami pasti jadi masalah untuk lawan. Dan untuk menciptakan energi itu ada di dalam pikiran kami.”

“Adalah tanggung jawab kami untuk menciptakan atmosfer itu, lebih tepatnya ‘oke, datang ke sini dan bermain di Wembley itu menyenangkan tapi akan sulit juga untuk Anda bermain melawan Tottenham, karena Anda bermain melawan 90.000 suporter yang sangat bersemangat dan membawa semua energinya untuk kami’.”

“Untuk menciptakan atmosfer itu adalah tanggung jawab kami,” kata Pochettino.

Spurs masih terlibat persaingan ketat di Grup E. Saat ini, Spurs menempati peringkat kedua klasemen dengan empat poin, tertinggal satu angka dari Monaco. Sementara di posisi ketiga ada Leverkusen yang punya tiga poin dan CSKA Moscow di urutan empat dengan dua poin.