M’Baye Niang punya kesempatan memperkuat Leicester City saat klub tersebut menjuarai Premier League. Batal bergabung, pemain depan AC Milan itu mengaku tak kecewa.

Dalam wawancara yang dilakukan dengan La Gazzetta dello Sport, Niang menceritakan pengalaman dia beberapa kali nyaris bermain di Premier League. Salah satunya terjadi di bursa transfer musim dingin 2016 lalu, saat Leicester City berada di puncak klasemen Premier League dan mulai dijagokan akan jadi juara.

Tapi kepindahan itu urung terjadi. Milan tidak melepas Niang pergi, dan pelatih Sinisa Mihajlovic meyakinkan Niang untuk bertahan ketika itu.

“Premier League adalah tempat yang tepat buat saya dan saya harap suatu saat nanti saya akan berada di sana. Bermain di sana adalah mimpi saya, karena itu cocok dengan saya main saya,” ucap Niang.

“Saya sudah dua kali punya peluang di sana. Yang pertama adalah saat saya memilih Milan, meski jika Caen (klub Niang sebelumnya) telah menerima tawaran dari Everton dan Arsenal. Yang kedua adalah pada Januari, dua atau tiga hari sebelum derby. Agen saya mengatakan Leicester sudah mengajukan tawaran, tapi klub tidak mengizinkan saya pergi,” kisahnya dikutip dari Football Italia.

Leicester pada akhirnya menuntaskan musim dengan menjadi juara. Keberhasilan mereka menjadi kejutan terbesar sepanjang sejarah sepakbola Inggris. Namun begitu, Niang mengaku tidak menyesal dengan batalnya dia memperkuat The Foxes.

“Sinisa Mihajlovic bilang ke saya kalau saya akan bertahan dan mencetak gol derby. Jadi saya melakukan itu dan saya tidak menyesal, bahkan setelah Leicester memenangi Premier League. Bagaimanapun, saya punya risiko menjadi pelapis Jamie Vardy. Mereka punya banyak uang di sana (Liga Inggris), mereka bisa membayar 20 juta euro dan tidak masalah saat tidak memainkan Anda,” lanjut Niang.

Niang memang mencetak gol dalam derby, dan melesakkan masing-masing satu gol di dua pertandingan selanjutnya. Namun cedera membuat dia lebih banyak berada di pinggir lapangan di paruh kedua musim. Jika musim lalu dia membuat lima gol dan lima assist di Serie A, maka di musim ini dia sudah melesakkan dua gol dan satu assist dari empat pertandingan.