Asisten pelatih tim nasional Indonesia, Hans Peter Schaller, menilai tidak ada pemain terbaik dalam laga persahabatan melawan Malaysia pada Selasa (6/9) lalu.

Pada laga tersebut, Indonesia saat itu menang telak 3-0 atas Harimau Malaysia di Stadion Manahan Solo berkat sepasang gol dari Boaz Solossa (7′, 22′) dan satu gol dari Irfan Bachdim (10′).

“Bagi saya tidak ada pemain yang terbaik dalam pertandingan itu karena sepak bola adalah permainan tim. Bila tim Anda bermain baik, tentu Anda adalah yang terbaik meskipun hanya lima menit ikut andil dalam permainan,” kata Schaller saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.

Kendati begitu, Schaller cukup puas dengan kemenangan tersebut. Meski penguasaan bola Malaysia lebih unggul dari Indonesia.

“Tentu saja kami mendapatkan hasil yang kami inginkan. Akan tetapi kami juga melihat ada beberapa bagian yang perlu kami benahi,” ujar Schaller.

“Penguasaan bola yang kurang dari Malaysia bukan merupakan hal besar untuk dipermasalahkan. Tujuan utamanya adalah untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Schaller juga mengaku terkejut dengan penampilan Pasukan Garuda yang tampil dengan motivasi tinggi. Pasalnya, mereka hanya memiliki waktu persiapan yang mepet.

Apalagi, timnas senior Indonesia kali ini sebagian besar diperkuat wajah baru seperti Abdul Rachman (Persiba Balikpapan), Bayu Pradana, dan Lerby Eliandry (Pusamania Borneo FC).

Meski demikian, Schaller yakin Boaz Solossa dkk masih mampu berkembang lebih lebih baik lagi. “Mereka (para pemain muda) memiliki potensi yang besar,” ucapnya.

Sebelum tampil di ajang Piala AFF pada November mendatang, rencananya Indonesia masih akan menjalani dua laga uji coba melawan Vietnam dan Myanmar. Namun, jadwal pertemuan keduanya belum dapat dipastikan.