Uni Eropa mengirimkan resolusi yang menolak bantuan negara Spanyol terhadap klub raksasa, Real Madrid. Dalam resolusi tersebut, otoritas Eropa meminta dana negara sebanyak 18,4 juta euro (hampir Rp275 miliar) termasuk bunga agar dikembalikan.

Dana bantuan itu sendiri diberikan kepada klub Los Blancos ketika walikota dari Partai Populer yang berhaluan sayap kanan, Alberto Ruíz-Gallardón berkuasa.

Seperti dikutip dari surat kabar Spanyol, AS, Komisi Eropa telah mempertimbangkan bahwa pemberian bantuan dana dari pemerintah itu melanggar aturan. Atas dasar itu, resolusi pun ditandatangani Komisioner Eropa Margrethe Vestager.

Dalam dokumen resolusi itu pun UE memasang tenggat waktu pengembalian hingga dua bulan.

Dokumen berisi 31 halaman itu memuat pertimbangan Uni Eropa bahwa Madrid mendapatkan bantuan dari negara yang terkait tukar guling tanah antara Madrid dan pemerintah kota di Kawasan las Tablas.

Namun, Real Madrid bukan satu-satunya klub yang menikmati bantuan dana dari negara Spanyol. Valencia, Hercules, dan Elche pun diminta untuk mengembalikan pinjaman dana yang mereka terima termasuk menormalkan kembali pajak.

Total, ada tujuh klub La Liga yang diselidiki Uni Eropa terkait pemberian bantuan dana dari negara yang dinilai ilegal.