Barcelona, Borussia Dortmund, dan Besiktas tertarik kepada striker tim nasional Jerman, Mario Gomez. Diakui Manajer Umum Besiktas Metin Albayrak, peluang timnya paling kecil.

Gomez sempat membela Besiktas dengan status pinjaman pada musim 2015-2016. Dia tampil produktif dengan mencetak 26 gol dalam 33 pertandingan Super Lig Turki.

Sinar Gomez kian terang setelah mencetak dua gol untuk Jerman pada Piala Eropa 2016. Berbekal catatan itu, dia lebih subur ketimbang Thomas Mueller atau Mario Goetze.

Oleh karenanya, manajemen Besiktas berniat membeli Gomez secara permanen dari Fiorentina.

“Suporter kami ingin melihat dia berseragam Besiktas lagi. Namun, sulit untuk mendatangkan dia ke sini,” tutur Albayrak.

“Kini, Gomez tengah bernegosiasi dengan klub seperti Barcelona dan Borussia Dortmund,” ucap dia.

Menilik pamor, Besiktas memang masih kalah daripada Barcelona atau Borussia Dortmund. Di dua klub terakhir, Gomez bisa merasakan kembali merumput di liga besar Eropa

Sebagai konsekuensi lain, Gomez mungkin cuma menjadi pemain pelapis. Masih ada trio Messi, Suarez dan Neymar di Barcelona serta Pierre-Emerick Aubameyang di Dortmund.

Beda hal dengan Besiktas yang menawarkan posisi di tim inti kepada striker berusia 31 tahun itu. Kalau memilih juara Super Liga Turki itu, Gomez juga bisa tidak kehilangan kesempatan bermain di Liga Champions 2016-2017.

Akan tetapi, kondisi politik Turki yang tak menentu pasca-kegagalan kudeta militer pada bulan lalu membuat Gomez memilih pergi dari Besiktas. Hal nonteknis ini menjadi handicap Besiktas merekrut Gomez.