Jerman punya catatan buruk setiap kali berhadapan Italia di turnamen mayor. Tapi kali ini Mesut Oezil yakin rangkaian hasil buruk itu bisa berhenti.

Jerman tak pernah menang atas Italia di laga kompetitif. Dari total delapan pertemuan, mereka cuma berhasil menahan imbang empat kali dan menelan empat kekalahan.

Alhasil catatan itu jadi momok tersendiri jelang pertemuan di perempatfinal Piala Eropa 2016 di Nouveau Stade de Bordeaux, Minggu (3/7/2016) dinihari WIB nanti. Tapi berbekal kemenangan telak 4-1 pada pertemuan terakhir di laga persahabatan, Oezil punya keyakinan Jerman bisa menyetop catatan buruk itu.

“Sejarah mengatakan kami belum pernah mengalahkan Italia di turnamen besar dan selalu gagal dalam tes ini. Tapi sebagai profesional kami akan mencoba menang dan mengincar bermain dengan cara berbeda,” kata Oezil dikutip Football Italia.

“Kami membuktikan bisa melakukannya di laga persahabatan (menang 4-1 pada Maret). Kami berkonsentrasi pada diri kami sendiri. Kami bisa mengalahkan siapapun dan ingin mengalahkan mereka,” imbuhnya.

Sebelumnya, pelatih Italia Antonio Conte memberikan pujian ke Jerman dengan menyebut mereka sebagai tim terlengkap di dunia. Oezil sadar benar bahwa timnya memang punya kualitas besar.

“Itu merupakan pujian besar. Kami sadar dengan kekuatan kami dan bermain sebagai sebuah tim ketika sedang bertahan atau menyerang. Yang penting besok adalah mencapai apa yang pelatih minta untuk kami lakukan,” ujarnya.

“Kami punya kualitas, tapi tidak cuma itu. Kami juga punya pengalaman dan punya campuran bagus dari para pemain bertalenta yang semuanya punya target sama.”

“Kami tahu sejak awal turnamen bahwa kami akan menghadapi tim-tim kuat. Jadi kami punya energi dan keyakinan untuk meraih target-target tertentu,” demikian gelandang Arsenal ini.