Buruknya penyelesaian akhir disebut pelatih Juergen Klismann sebagai penyebab timnya gagal menang di babak empat besar. Namun ia bangga atas pencapaian timnya.

“Penyelesaian akhir mereka (Kolombia) lebih baik,” ujar Klinsmann dikutip dari AFP, Minggu (26/6/2016) pagi WIB, usai timnya kalah 0-1 dari Kolombia di pertandingan perebutan tempat ketiga Copa America Centenario 2016.

“Mereka berhasil memanfaatkan kesempatan yang mereka punya, kami tidak. Kami memiliki beberapa kesempatan untuk mencetak gol, namun kami tidak cukup tajam. Aku telah memberi tahu itu kepada para pemainku.”

Tuan rumah memang memiliki beberapa kesempatan emas untuk mencetak gol. Peluang pertama Amerika didapat oleh pemain tengah, Jermaine Jones, yang tendangannya membentur bek Kolombia, Santiago Arias, sebelum meleset dari gawang David Ospina.

Kesempatan lainnya datang dari penyerang Hamburg SV, Bobby Wood. Umpan manis Clint Dempsey gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Wood, yang tendangannya melenceng dari gawang.

Dempsey menciptakan peluang terbaik Amerika pada laga tadi pagi. Top skorer Amerika di Copa America Centenario ini berhasil mengeksekusi tendangan bebas dengan baik, namun mampu ditahan oleh Ospina.

Amerika memang memiliki masalah dengan penyelesaian akhir. Di laga semifinal melawan Argentina, Amerika gagal untuk melakukan satu tendangan pun! Klinsmann pun mengatakan bahwa anak buahnya ‘terlalu baik’ kepada Argentina.

Walaupun begitu, pelatih berkewarganegaraan Jerman ini mengaku puas dengan hasil yang Amerika capai. Klinsmann mengatakan bahwa perjalanan The Yanks di turnamen ini adalah sebuah kesuksesan.

“Pemain-pemainku menyadari bahwa dengan meningkatkan komitmen, kami mampu bersaing dengan negara-negara lain.

“Mampu mencapai empat besar di kompetisi sebesar ini adalah pencapaian yang menakjubkan. Kami patut bangga atas ini,” tutup Klinsmann.