Pusamania Borneo FC (PBFC) sukses merebut poin penuh sekaligus memberikan tiga kekalahan beruntun bagi PSM Makassar dengan skor 0-2 dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam.

Dua gol yang mengantar tim Juku Eja menempati posisi papan bawah klasemen sementara itu masing-masing dipersembahkan Gerald Rudolf Pangkali (menit ke-22) serta Pedro Javier Velaquez pada saat pertandingan memasuki menit ke-38.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga kalinya secara beruntun yang diterima tim asal Makassar tersebut. Sebelum dipermalukan PBFC di Makassar, malam ini, tim Juku Eja lebih dulu dikalahkan Arema Cronus di Mattoanging dan Sriwijaya FC di Palembang dengan skor yang sama yakni 1-0.

Bermain di hadapan ribuan pendukung fanatiknya membuat PSM tidak ada alasan untuk bermain bertahan. Namun absennya tiga pemain asing PSM yang beberapa jam lalu dicoret oleh manajemen karena tidak memberikan kontribusi nyata membuat strategi tim cukup sulit berkembang.

Meski mendapatkan beberapa peluang sejak menit-menit awal pertandingan, namun ternyata tidak satupun yang bisa berbuah gol. Penjagaan ketat dan penampilan pemain Pusamania yang cukup baik buat peluang yang didapatkan juga mudah diantisipasi.

Sebaliknya, dalam keadaan tertekan oleh permainan tuan rumah ternyata bisa dimanfaatkan dalam sebuah skema serangan. Bahkan memasuki menit ke-22 justru bisa unggul lebih dulu melalui gol dari Gerald Pangkali.

Tertinggal 0-1 dari gol Gerard membuat PSM kembali mencoba melakukan berbagai serangan. Sayang, disaat keasikan menyerang justru membuat pertahanan PSM kembali kecolongan dengan lahirnya gol kedua PBFC melalui Pedro Javier Velaquez. Mantan pemain PSM itu sukses menggandakan kedudukan menjadi 0-2 pada menit ke-38. skor ini tidak berubah hingga berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, skuat Juku Eja pantang menyerah. Upaya itu melahirkan peluang pada menit ke-49 melalui Rasyid Bakrie yang menerima umpan terobosan dari full bek kiri Achmad Sumardi.

Namun peluang yang didapatkannya belum mampu dimaksimalkan dengan baik. Setelah penjaga gawang Pusamania dengan sigap keluar dari sarangnya, bola hanya keluar lapangan pertandingan.

Menit ke-55, tuan rumah terus menekan dan memperagakan permainan ofensif. Namun tim tamu menerapkan permainan parkir bus, sehingga skuat Juku Eja sulit menembus lini belakang Pusamania.

Kenyataan tertinggal dua gol, ternyata tidak membuat suporter untuk berhenti mendukung tim kebanggaanya. Namun serangan berkali- kali yang diperlihatkan tim asuhan Robert Rene Alberts ini belum bisa memecah kebuntuan, skor tetap 0-2.

Menit ke-72, tendangan plessing Ferdinand Sinaga sempat mengancam gawang Pusamania, tapi sayang Dian Agus masih bisa menepisnya, bola kembali keluar lapangan.

Tambahan waktu empat menit tidak mampu mengubah skor hingga Wasit Asep Yandis membunyikan sempritan pertanda laga berakhir.