Pelaksana tugas ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca Panjaitan, mengatakan bahwa perwakilan FIFA dan AFC hanya memeriksa keberlangsungan roda organisasi otoritas sepak bola Indonesia itu dalam kunjungannya pada Senin (20/6), dan tak membicarakan soal Kongres Luar Biasa.

Perwakilan delegasi FIFA yang diwakili Primo Carvaro dan delegasi AFC yang diwakili Sanjeevan Balasingam datang ke kantor PSSI, Senayan, pada hari ini. Perwakilan PSSI yang turut hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua Plt Hinca, Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim, serta sejumlah anggota Komite Eksekutif (exco) otoritas sepak bola Indonesia itu.

“Hari ini PSSI menerima kedatangan delegasi FIFA dan AFC, hari ini mereka mendengarkan update setelah pencabutan sanksi FIFA atas PSSI,” ujar Hinca usai pertemuan.

“Hari ini kami update apa yang telah kami lakukan selama sekitar 45 hari dan bagaimana roda PSSI telah berjalan setelah pencabutan sanksi.”

Dalam pertemuan itu Hinca mengklaim tak ada satu pun pembicaraan mengenai Kongres Luar Biasa (KLB), yang merupakan desakan utama pemilik hak suara yang tergabung dalam Kelompok 85.

“Mereka (perwakilan FIFA-AFC) hanya memastikan PSSI itu ada dan menjalankan tugasnya,” ujar Hinca menegaskan. “Belum ada pembicaraan KLB. Besok baru kita akan bertemu dengan AFC dan FIFA bersama dengan anggota.”

Usai pertemuan hari ini, PSSI memang dijadwalkan akan kembali bertemu dengan perwakilan FIFA-AFC itu besok, Selasa (21/6).

Dalam pertemuan besok, PSSI juga mengundang seluruh pemilik hak suara, termasuk Kelompok 85.

“Hari ini kami update saja, namanya sudah lama tidak bertemu kan ngobrol-ngobrol saja,” ujar Hinca. “Tentang besok? Mari kita bicara besok.”