Luciano Leandro resmi menanggalkan jabatan pelatih PSM Makassar, Kamis (19/5). Keputusan tersebut terpaksa diambil lantaran desakan dari manajemen dan pendukung setia Juku Eja.

Pelatih asal Brasil itu dianggap gagal mengangkat prestasi PSM di Indonesian Soccer Championship 2016. Dengan skuat bertabur bintang, PSM harus menelan dua kekalahan dari tiga laga yang dilakoni.

Ferdinand Sinaga dkk takluk dari dua laga tandang dari Semen Padang dan Perseru Serui. Sementara satu-satunya kemenangan diraih di markas sendiri saat menjamu PS TNI.

“Dia (Luciano Leandro) memang telah menyampaikan (pengunduruan dirinya) saat menggelar latihan pagi,” kata Asisten pelatih PSM Syamsuddin Batola seperti dikutip dari Antara, Kamis (19/5).

Direktur Klub PSM, Sumirlan, juga membenarkan bahwa Luciano sudah tidak lagi mendampingi tim saat latihan di lapangan Karebosi Makassar, pagi tadi.

“Memang benar Luciano Leandro sudah tidak mendampingi tim pada latihan pagi ini. Manajemen juga akan menjelaskan tentang kondisi sebenarnya dari status Luciano Leandro,” jelasnya.

Sebelumnya, Sumirlan memang telah menyarankan agar Luciano segera dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada rapat internal bersama manajemen pada Rabu (18/5) malam.

Desakan itu tentu saja dikarenakan kinerja Luciano yang memang tidak mampu memenuhi target dari manajemen untuk mampu merebut poin dalam pertandingan menghadapi Perseru Serui, Senin (16/5).

“Manajemen telah memberikan begitu banyak kesempatan bagi pelatih yang bersangkutan untuk membuktikan kapasitasnya. Namun ternyata hingga kini belum mampu ditunjukkan khususnya usai kalah dari Perseru- Serui,” jelasnya.

Manajemen PSM sebelumnya memang memberikan target merebut tujuh poin dalam tiga pertandingan awal bagi Luciano. Namun, mantan pemain Persija Jakarta itu hanya mampu mampu membawa PSM meraih tiga poin.